Showing posts with label Lain-lain. Show all posts
Showing posts with label Lain-lain. Show all posts

Singkatan Dalam Dunia Militer Dan Kepolisian

Wednesday, April 1, 2009

AKABRI : Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
AKPOL : Akademi Kepolisian

BABINKAM : Badan Pembinaan Keamanan
BAINTELKAM : Badan Intelijen Keamanan
BARESKRIM : Badan Reserse Kriminal
BINPOTNASKUATMAR : Pembinaan Potensi Nasional Menjadi Kekuatan Maritim
BRIMOB : Brigade Mobil

CPM : Corps Polisi Militer

DENSUS 88 : Detasemen Khusus 88
DELOG : Deputi Kapolri Bidang Logistik
DEOPS : Deputi Kapolri Bidang Operasi
DE SDM : Deputi Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia
DIV HUMAS : Divisi Hubungan Masyarakat
DIV PROPAM : Divisi Pertanggungjawaban Profesi dan Pengamanan Internal
DIV TELEMATIKA : Divisi Telekomunikasi dan Informatika

ITWASUM : Inspektorat Pengawasan Umum

KORBRIMOB : Korps Brigade Mobil
KRI : Kapal Republik Indonesia

LATGAB : Latihan Gabungan
LEMDIKLAT : Lembaga Pendidikan dan Pelatihan

MABES : Markas Besar
MABES POLRI : Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia
MAPOLDA : Markas Kepolisian Negara Republik Indonesia

OPSGAB : Operasi Gabungan

PHH : Pasukan Anti Huru-hara
PDH : Pakaian Dinas Harian
PDU : Pakaian Dinas Upacara
POLDA : Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah
PRIN OPS : Perintah Operasi
PRASPA : Prasetya Perwira
PROTAP : Prosedur Tetap
PTIK : Prosedur Tinggi Ilmu Kepolisian
PUSPOM : Pusat Polisi Militer

RAH OPS : Daerah Operasi
RAH LAN : Daerah Pangkalan
RANDIS : Kendaraan Dinas
RANMOR : Kendaraan Bermotor
RAPIM : Rapat Pimpinan
REN OPS : Rencana Operasi

SAR : Search And Rescue
SATGULTOR : Satuan Penanggulangan Teror
SESPIMPOL : Sekolah Staf dan Pimpinan Kepolisian
SECABA : Sekolah Calon Bintara

Label Produk

Thursday, February 26, 2009

Berikut adalah beberapa istilah yang banyak dijumpai pada kemasan produk makanan:

Ingredient List: merupakan daftar bahan-bahan yang ada pada makanan. Urutan penyebutan zat kandungan makanan itu dimulai dari zat yang jumlahnya terbanyak. Namun jika Anda melihat lemak, gula, atau garam diawal daftar kandungan, itu menandakan tak banyak kandungan nutrisi pada makanan tersebut.

Cholesterol-free: Kalimat ini adalah penanda makanan yang berbahan dasar sayuran, bukan hewan. Namun, itu tidak berarti makanan ini bebas lemak atau rendah lemak. Masih ada kandungan minyak sayur, misalnya, yang memang baik bagi kesehatan jantung tapi tetap mengandung 100 persen kalori lemak.

Low in Fat: Artinya makanan mengandung kurang dari tiga gram lemak per sajian. Jadi, banyak sedikitnya lemak yang bakal masuk ke tubuh sangat tergantung dengan banyak tidaknya jumlah konsumsi Anda.

Calorie Reduced: Produk ini hanya mengandung setengah jumlah kalori produk reguler.

No Sugar Added/Unsweetened: Tidak ada gula pasir yang ditambahkan pada makanan. Kemungkinan, produk ini menggunakan gula alami seperti jam yang merupakan konsentrat buah manis atau sari buah segar yang dicampur air. Diabetesi tetap harus menjaga porsi santapan makanan yang berlabel ini.

Light: Artinya, produk ini jauh lebih ringan dalam hal warna, rasa, maupun tekstur. Meski begitu, belum tentu kalori atau lemaknya rendah.

Source of Diatery Fibre: Tidak berarti penuh dengan serat alami. Hanya setidaknya mengandung dua gram serat per sajian. Tulisan ini biasa ditemui pada roti tawar. Tapi jika Anda menemukan kata enriched, unbleached dan wheat flour itu menandakan roti tersebut terbuat dari tepung tidak berserat.

Low Sodium: Kadar garamnya hanya setengah dari versi regular. Anda bisa mengurangi sendiri kadar garam pada sayuran atau ikan kalengan dengan mengguyur terlebih dulu dengan air sebelum dimasak.

 
 
 

Link Exchange Code

Powered by FeedBurner

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Photobucket
CopyPaste script
dibawah ini ke blog
sobat. Saya akan
LinkBack kembali.

 
Copyright © Jalan Setapak